Komputer Terapan XI BAB I - XI
Rangkuman Komputer Terapan XI
Semester 1
BAB 1-4
By. Abdul Gopur
SMK Islam 1 Blitar
BAB I
Sistem
Komputer Minimal
Komputer kontemporer adalah mesin hitung
elektronik cepat yang menerima informasi input terdigitalisasi,mengolahnya
sesuai dengan daftar instruksi yang tersimpan secara internal dan memberikan
informasi output hasil.
Sebuah sistem komputer terdiri dari tiga
komponen utama yaitu :
1. Hardware
(perangkat keras), merupakan peralatan fisik dari komputer yang dapat kita
lihat dan rasakan.
2. Software
(perangkat lunak), merupakan program-program komputer yang berguna untuk
menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki.
3. Brainware
(User), adalah personilpersonil yang terlibat langsung dalam pemakaian
komputer, seperti sistem analis,programmer, operator, user.
Secara
definisi computer iterjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling
bekerja sama,dapat menerima data (input), mengolah data (proses) dan memberikan
informasi
(output) serta
terkoordinasi dibawah control program yang tersimpan dimemorinya.
1.
Input Device, adalah
perangkatperangkat keras komputer yang berfungsi untuk memasukkan data ke dalam
memori computer.
2.
Prosesor (CPU), adalah
perangkat utama komputer yang mengelola seluruh aktivitas komputer itu sendiri.
3.
Memori adalah media
penyimpan data pada komputer.
4.
Output Device, adalah
perangkat komputer yang berguna untuk menghasilkan keluaran.
5.
Bus
Interkonekasi,
Untuk mencapai kecepatan operasi yang sesuai, komputer harus diorganisasi
sehingga semua unitnya dapat menangani satu word data penuh pada waktu
tertentu.
CPU
merupakan komponen terpenting dari sistem komputer. CPU adalah komponen
pengolah data berdasarkan instruksi-instruksi yang diberikan kepadanya.
CPU
tersusun atas beberapa komponen sebagai bagian dari struktur CPU, yaitu :
1.
Arithmetic and
Logic Unit (ALU),
bertugas membentuk fungsifungsi pengolahan data komputer.
2.
Control Unit, bertugas
mengontrol operasi CPU dan secara keselurahan mengontrol computer.
3.
Registers, adalah media penyimpan
internal CPU yang digunakan saat proses pengolahan data.
4.
CPU
Interconnections,
adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen
internal CPU,
yaitu ALU, unit kontrol dan register-register dan juga dengan bus-bus eksternal
CPU yang menghubungkan dengan sistem lainnya, seperti memori utama, piranti masukan/keluaran.
Fungsi
CPU adalah penjalankan program – program yang disimpan dalam memori utama
dengan cara mengambil instruksi – instruksi, menguji instruksi tersebut dan
mengeksekusinya satu persatu sesuai alur perintah.
Fungsi
unit memori adalah untuk menyimpan program dan data.
BAB II
Mikrokontroler
Mikrokontroler
adalah sebuah komputer kecil di dalam satu IC yang berisi CPU, memori, timer,
saluran komunikasi serial dan paralel, port input/output, ADC.
Mikrokontroler
dapat digunakan untuk berbagai aplikasi misalnya untuk pengendalian, otomasi
industri, akuisisi data, telekomunikasi dan lain-lain.
Keuntungan
menggunakan mikrokontroler adalah harganya murah, dapat diprogram berulang
kali, dan dapat diprogram sesuai dengan kebutuhan.
Prosesor
atau mikroprosesor adalah suatu perangkat digital berupa Chip atau IC
(Integrated Circuit) yang digunakan untuk memproses data biner. Alat ini berisi
ALU (Arithmetic and Logic Unit), register-register, Control Unit dan sistem
interkoneksi atau BUS internal.
mikrokontroler
memiliki keunggulan berikut ini :
1)
Harga yang lebih ekonomis .
2)
Sistem yang jauh lebih kompak dan ringkas.
3)
Tingkat keamanan dan akurasi yang lebih baik.
4)
Kemudahan dalam penggunaannya untuk sistem yang berbasis mikrokontroler
Mikrokontroler
yang beredar saat ini dapat dibedakan menjadi 2 macam berdasarkan arsitekturnya
yaitu :
1)
CISC (Complex Instruction Set Computing) CISC memiliki jumlah instruksi yang
lebih banyak tetapi memiliki fasilitas internal yang minimal (seri AT89
memiliki 255 instruksi).
2)
RISC (Reduced Instruction Set Computing) RISC memiliki fasilitas internal yang
lebih banyak tetapi memiliki jumlah instruksi yang minimal (seri PIC16F hanya
ada sekitar 30 lebih instruksi).
Jenis
mikrokontroler antara lain :
1.
AVR
Mikrokonktroler
Alv and Vegards Risc processor atau sering disingkat AVR merupakan mikrokonktroler
RISC 8 bit.
2.
MCS-51
Mikrokonktroler
ini termasuk dalam keluarga mikrokonktroler CISC. Sebagian besar instruksinya
dieksekusi dalam 12 siklus clock.
3.
PIC
Pada awalnya,
PIC merupakan kependekan dari Programmable Interface Controller. Tetapi pada
perkembangannya berubah menjadi Programmable Intelligent Computer. PIC termasuk
keluarga mikrokonktroler berarsitektur Harvard yang dibuat oleh Microchip
Technology.
4.
ARM
ARM adalah
prosesor dengan arsitektur set instruksi 32bit RISC (Reduced Instruction Set
Computer) yang dikembangkan oleh ARM Holdings.
Chip
mikrokontroler terdiri atas berbagai komponen yang terintegrasi antara lain
yaitu :
a)
Otak mikrokontroler yang terdiri atas ALU, Instruction Decoder, Accumulator dan
Control Logic.
b)
Jantung mikrokontroler berasal dari detak OSC.
c)
SFR (Special Function Register) yang bertugas menyimpan data-data sementara
selama proses berlangsung).
d)
Instruction Decoder bertugas menerjemahkan setiap instruksi yang ada di dalam
Program
Memory
(hasil dari pemrograman yang kita buat sebelumnya).
e)
Memori RAM atau RAM Memory bisa digunakan sebagai tempat penyimpan sementara
f)
ADC atau Analog to Digital Converter (tidak setiap mikrokontroler memiliki ADC
internal), digunakan untuk mengubah data-data analog menjadi digital untuk
diolah atau diproses lebih lanjut.
g)
Timer atau Counter digunakan sebagai pewaktu atau pencacah,sebagai pewaktu
fungsinya seperti sebuah jam digital dan bisa diatur cara kerjanya.
h)
EEPROM (sama seperti RAM hanya saja tetap akan menyimpan data walaupun tidak
mendapatkan sumber listrik/daya) dan port-port I/O untuk masukan/luaran, untuk
melakukan komunikasi dengan periferal eksternal mikrokontroler seperti sensor
dan aktuator.
i)
RISC (Reduced Instruction Set Computing), memiliki fasilitas internal yang
lebih banyak tetapi memiliki jumlah instruksi yang minimal (seri PIC16F hanya
ada sekitar 30 lebih instruksi).
BAB III
Macam Dan Jenis Komputer Terapan Jaringan
Jaringan
komputer (computer networks) adalah suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer
autonomous. Dalam bahasa yang popular dapat dijelaskan bahwa jaringan komputer
adalah kumpulan beberapa komputer dan perangkat lain seperti printer, hub, dan
sebagainya yang saling terhubung satu sama lain melalui media perantara.
Keuntungan
utama dari penggunaan jaringan komputer adalah kemampuan resources
sharing,
yaitu kemampuan berbagi pakai sumber daya yang terdapat dan terhubung dalam
jaringan
komputer tersebut.
Berdasarkan
area, jaringan komputer dapat dibagi menjadi 4 jenis antara lain :
1. LAN
(Local Area Network) Local Area Network adalah jaringan lokal yang dibuat pada
area
tertutup, misalnya dalam satu gedung atau dalam satu ruangan.
2. MAN
(Metropolitan Area Network) Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN
merupakan suatu
jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan
berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran,pemerintahan, dan sebagainya.
3. WAN
(Wide Area Network) Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang
mencakup area yang
besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan
negara,
4. Internet
adalah interkoneksi jaringan-jaringan komputer yang ada di dunia.
Berdasarkan
media penghantar, jaringan komputer dapat dibagi menjadi 2 jenis antara lain :
1. Wire
Network
Wire
Network adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media
penghantar
2. Wireless
Network
Wireless Network adalah
jaringan tanpa kabel yang menggunakan media penghantar gelombang radio atau
cahaya infrared.
Berdasarkan
fungsinya, jaringan komputer dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
1. Client
Server
Client
Server adalah jaringan komputer yang salah satu atau lebih komputer difungsikan
sebagai server atau
induk bagi komputer lain. Server melayani komputer lain yang disebut client.
2. Peer
to Peer
Peer to Peer adalah
jaringan komputer dimana setiap komputer bisa menjadi server sekaligus client.
Setiap komputer dapat menerima dan memberikan akses dari atau ke komputer lain.
3. Hybrid
Network
Hybrid
Network adalah Network yang dibentuk dari berbagai Topologi dan Teknologi.
BAB IV
Wifi Dan Wired Network
Wired
Network adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media
penghantar.
1)
Kabel Twisted Pair
a) STP (Shielded
Twisted Pair),yaitu kabel twisted pair yang setiap pasangnya diberi perlindungan lagi.
b) UTP (Unshielded
Twisted Pair), yaitu kabel twisted pair yang tidak diberi perlindungan untuk
setiap kabelnya.
Ø Kabel
lurus (straight cable) untuk menghubungkan client ke hub, router, dan switch.
Ø Kabel
silang (cross cable) untuk menghubungkan client ke client atau dalam kasus
tertentu
digunakan untuk menghubungkan hub ke hub.
2)
Kabel Coaxial
a) Coaxial
baseband, biasa digunakan untuk transmisi digital dengan resistansi 50 ohm.
b) Coaxial
broadband, biasa digunakan untuk transmisi analog dengan resistansi 75ohm.
3)
Fiber optik
Prinsip
kerja fiber optik adalah mentransfomasikan data dengan pulsa cahaya dimana
pulsa
cahaya
dapat digunakan untuk mensinyalkan bit 0.
Wireless
adalah teknologi tanpa kabel,dalam hal ini adalah melakukan hubungan
telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti
kabel.
1)
WiFi
Wifi (wireless
fidelity) adalah salah satu standar wireless networking, spesifikasi transfer
data wireless LAN.
a)
Mode infrastruktur,
menggunakan access
point yang berfungsi mengatur lalu lintas data, access point berfungsi seperti
pusat transfer data.
b)
Mode Ad-Hoc, merupakan koneksi antardevice WiFi peer to peer.
c)
SSID (Service Set Identifier)
SSID merupakan Network
ID atau nama untuk jaringan wireless dimana setiap jaringan Wi-Fi harus
memiliki SSID yang unik.
d)
WEP (Wired Equivalent Privacy)
WEP
merupakan sebuah fitur keamanan/security standar untuk peralatan wireless (Kemdikbud, 2013)
BAB V
Lan, Man, Wan, Dan Internet
1. LAN
(Local Area Network)
1) Topologi
Bus
Menggunakan sebuah
kabel backbone dan semua host terhubung secara langsung pada kabel tersebut.
2)
Topologi Star
Menghubungkan semua
komputer pada sentral atau kosentrator, biasanya kosentrator adalah sebuah hub
atau switch.
3)
Topologi Ring
Menghubungkan host
dengan host lainnya hingga membentuk ring atau lingkara tertutup.
4)
Topologi Mesh / Fully-Mesh
Menghubungkan setiap
komputer secara point-to-point dimana semua komputer akan saling terhubung
satu-satu sehingga tidak dijumpai ada link yang putus, topologi ini biasanya
digunakan pada lokasi yang kritis, seperti instalasi nuklir.
5)
Topologi Extended Star
Merupakan topologi star
yang telah dikembangkan. Idenya adalah menggabungkan beberapa topologi star
menjadi satu kesatuan. Alat yang digunakan untuk menghubungkan masing-masing
topologi star adalah hub atau switch.
6)
Topologi Hierarchical
Hampir mirip dengan
extended star. Perbedaannya terletak pada alat penghubung masing-masing topologi
star. Tidak menggunakan hub atau switch namun menggunakan komputer sebagai
kendali traffic pada topologi ini.
2. VLAN
(Virtual Local Area Network)
Salah
satu masalah yang dihadapi oleh LAN adalah tidak adanya mekanisme pengaturan
yang fleksibel sehingga administrator akan cukup sulit mengelompokkan
masing-masing host berdasarkan kategori tertentu.
3. PAN
(Personal Area Network)
PAN
merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh beberapa buah komputer atau
antara komputer dengan peralatan non komputer seperti printer, mesin fax,
telepon seluler, PDA,Handphone.
4. MAN
(Metropolitan Area Network)
Bisa saja berupa gabungan jaringan komputer
beberapa sekolah atau beberapa kampus. MAN dapat diimplementasikan pada wire
maupun wireless network. MAN dapat memanfaatkan jaringan kabel yang umumnya
menggunakan kabel jenis coaxial atau serat optik.
5. WAN
(Wide Area Network)
adalah
sebuah jaringan komunikasi data yang tersebar pada suatu area geografik yang
besar seperti propinsi atau negara.
6. Internet
Istilah internet
berasal dari kata internetworking. Internetworking sendiri bisa diartikan
sebagai network dari network, yang berarti kumpulan dari jaringan-jaringan yang
menghubungkan komputer dari sistem yang berbeda-beda.
BAB VI
Piranti
Penyimpanan Dan Penyedia Data
1. Memori
Memori
adalah pusat kegiatan pada sebuah komputer, karena setiap proses yang akan
dijalankan, harus melalui memori terlebih dahulu.
Dalam
pengkonfigurasian sistem operasi dikenal dua bentuk memori yaitu :
1)
Physical Memory
Phisycal memory adalah
memori yang terdapat pada komputer secara fisik, yaitu berbentuk modul memori
(RAM). Memori ini digunakan untuk mengolah data.Instruksi dan data yang akan
ditampilkam ke layar monitor.
2)
Virtual Memory
Virtual memori
merupakan memori bayangan karena secara fisik memori ini tidak ada di mainboard komputer.
2. Cache
Memory
Cache
memory adalah memori berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih
mahal dibanding memori utama. Cache memori terletak diantara memori utama dan
register CPU, dan berfungsi agar CPU tidak langsung mengacu ke memori utama
tetapi di cache memori yang kecepatan aksesnya lebih tinggi.
3. ROM
(Read Only Memory)
Read
Only Memory (ROM) merupakan jenis memori non volatile dimana data yang
tersimpan dalam memori tidak akan hilang saat tidak terhubung ke pasokan catu
daya
4. RAM
Random
access memory (RAM) adalah tempat didalam komputer dimana OS, program aplikasi
dan data yang sedang digunakan disimpan sehingga dapat dicapai dengan cepat
oleh prosesor.
5. Harddisk
Hardisk
Drive adalah media penyimpanan utama yang digunakan pada komputer dengan
kapasitas penyimpanan yang besar dan bersifat non volatile.
6. Optical
Disk
Perangkat
penyimpanan besar dapat pula diterapkan menggunakan alat optik.Compact disk
(CD) lazim, yang digunakan dalam sistem audio
BAB VII
Piranti Pendukung Jaringan Komunikasi Data
NIC
(Network Interface Card)
Perangkat
keras sebuah jaringan meliputi seluruh komputer, kartu antarmuka (interface
cards) dan perangkat lain yang diperlukan dalam pengolahan data dan komunikasi
pada sebuah jaringan.
Network interface
card adalah kartu (papan elektronik) yang ditanam pada setiap komputer yang
terhubung ke jaringan.
Macam
NIC
1) Ethernet
Card
2) Token
Ring Card
Hub
Secara
sederhana, hub adalah perangkat penghubung. Pada jaringan bertopologi star, hub
adalah
perangkat dengan banyak port yang memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini komputer
yang sudah memasang NIC) bergabung menjadi satu jaringan.
Switch
Switch
adalah perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan
pada switch, yaitu cut-through dan store-and-forward.
Bridge
Bridge
adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah.Bridge
bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet)
atau tipe jaringan yang sama.
Router
Router
bekerja dengan cara yang mirip dengan bridge.Perbedaannya, router menyaring
(filter) lalu lintas data.
Wireless
Access Point
Wireless
Access Point adalah suatu piranti yang memungkinkan piranti nirkabel untuk terhubung ke dalam jaringan
dengan menggunakan Wi-Fi, bluetooth atau standar lain.
Pada
umumnya access point memiliki beberapa fitur tambahan antara lain :
1) DHCP
Server
DHCP
merupakan protokol yang digunakan untuk keperluan alokasi IP secara otommatis sehingga
pengguna komputer client tidak perlu melakukan konfigurasi IP secara manual.
2) Firewall
Firewall
merupakan perangkat lunak untuk keperluan keamanan,biasanya digunakan untuk mengatur
akses keluar masuk jaringan lokal.
3) NAT
(Network Address Translation)
NAT
merupakan suatu teknik yang memungkinkan komputer komputer dengan IP address private
atau lokal tetap dapat mengakses internet (IP address public)
4) ADSL
(Dial up modem)
Access
point memiliki fitur sebagai modem sehingga akses internet lewat provider dapat
dilakukan tanpa bantuan modem tambahan.
5) Wireless
Bridge
Fitur
ini memungkinkan access point untuk menghubungkan satu jaringan wireless dengan
jaringan wireless lainnya.
BAB VIII
Router
Router
Router
adalah sebuah komputer khusus, router mempunyai komponen-komponen dasar yang
sama dengan PC desktop.
Komponen Router
Komponen
utama dari sebuah router antara lain :
1) RAM
(Random Access Memory)
2) NVRAM
(Nonvolatile RAM)
3) Flash
Memory
4) ROM
(Read Only Memory)
5) Interface
6) CPU
(Central Processing Unit)
7) Bus
8) Port
Console atau AUX
9) Power
Supply
1) ROM
Monitor
ROM
monitor digunakan untuk proses bootstrap dan memberikan fungsi level rendah dan
untuk keperluan diagnosa.
2) Boot
ROM
Pada saat router jalan di ROM mode, hanya
beberapa fitur IOS yang bisa jalan.
3) Cisco
IOS
Normalnya router menggunakan full Cisco
IOS image yang tersimpan di flash.
Mikrotik
terbagi dalam dua jenis yaitu :
1) Mikrotik
RouterOS
Merupakan versi
mikrotik dalam bentuk perangkat lunak
yang dapat diinstal pada komputer (PC),
versi trial dapat diunduh secara resmi dari
website resmi Mikrotik dan hanya dapat
digunakan dalam waktu 24 jam.
2) Built
In Hardware Mikrotik
Merupakan Mikrotik
dalam bentuk perangkat keras dalam board router yang di dalamnya sudah
terinstal Mikrotik RouterOS dimana untuk versi ini lisensi telah termasuk dalam
harga router board Mikrotik.
BAB IX
Peripheral Jaringan Komputer Terapan
1)
UART
(Universal Asynchronous Receiver Transmitter)
Universal
Asynchronous Receiver /Transmitter (UART) adalah komponen kunci dari subsistem
komunikasi serial dari sebuah komputer.
2)
USART
(Universal Synchronous Asynchronous Receiver Transmitter)
USART
merupakan komunikasi yang memiliki fleksibilitas tinggi, yang dapat digunakan
untuk melakukan transfer data baik antar mikrokontroler maupun dengan modul-modul
eksternal termasuk PC yang memiliki fitur UART.
3)
SPI
(Serial Peripheral Interface)
Serial
Peripheral Interface (SPI) adalah protokol data serial sinkron yang digunakan
oleh mikrokontroler untuk berkomunikasi secara cepat dengan satu atau lebih
perangkat periferal jarak pendek.
4)
SCI
(Serial Communication Interface)
SCI
adalah perangkat yang memungkinkan pertukaran data antara mikroprosesor dan
peripheral lain seperti printer, drive eksternal, scanner, atau mouse.
5)
Sinyal
Analog Dan Sinyal Digital
Berdasarkan
bentuknya, data dan sinyal dapat dibedakan ke dalam data dan sinyal analog atau
data dan sinyal digital.
6)
Analog
to Digital Converter (ADC)
Sinyal
di dunia nyata adalah analog: cahaya, suara. Jadi, sinyal dunia nyata harus
diubah menjadi digital, menggunakan sirkuit yang disebut ADC(Analog-to-Digital
Converter).
7)
Digital
to Analog Converter (DAC)
DAC
adalah perangkat untuk mengkonversi sinyal masukan dalam bentuk digital menjadi
sinyal keluaran dalam bentuk analog (tegangan, arus,muatan listrik).
BAB X
Protokol Komunikasi
Protokol
adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya
hubungan,
komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer.
1. RS-232
Protokol
RS232 merupakan protokol serial yang digunakan untuk berkomunikasi antara
perangkat/instrumen dengan komputer melalui Port COMM.
2. RS-485
RS485
atau EIA (Electronic Industries Association) RS485 adalah jaringan balanced
line dan dengan sistem pengiriman data secara half-duplex.RS485 bisa digunakan
sebagai jaringan transfer data dengan jarak maksimal 1,2 km.
3. USB
(Universal Serial Bus)
Universal
Serial Bus (USB) adalah salah satu standar interkoneksi antara komputer dengan
peralatan eksternal yang mampu mendukung kecepatan di atas 1 Mbps.
4. Ethernet
Ethernet
merupakan jenis skenario perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan
komputer yang dikembangkan oleh Robert Metcalfe dan David Boggs di Xerox Palo
Alto Research Center (PARC) pada tahun 1972.
5. IEEE
802.11
EEE
802.11 merupakan standar untuk penerapan jaringan wireless dengan band
(Frekuensi) 2,4 3,6 dan 5 Ghz. Hal tersebut dibentuk dan di pantau oleh IEEE LAN/MAN
Standart Committee (IEEE 802).
6. TCP/IP
EEE
TCP/IP Sejarah TCP/IP dimulainya dari lahirnya ARPANET yaitu jaringan paket
switching digital yang didanai oleh DARPA (Defence Advanced Research Projects
Agency) pada tahun 1969.
Pada
TCP/IP terdapat 5 lapisan,antara lain :
1) Physical
Layer
2) Network
Access Layer
3) Internet
Layer
4) Transport
Layer
5) Application
Layer
BAB XI
Kinerja I/O Bus
1. Bus
Komputer
tersusun atas beberapa komponen penting seperti CPU, memori,perangkat I/O
dimana setiap komponen saling berhubungan untuk membentuk kesatuan fungsi.
Prosesor, memori, dan perangkat I/O dapat diinterkoneksikan dengan rnenggunakan
bus bersama yang fungsi utamanya adalah menyediakan jalur komunikasi untuk
transfer data.
2. Struktur
Bus
Komputer
merupakan gabungan dari modul-modul antara lain CPU, memori dan perangkat I/O
yang saling berkomunikasi, kumpulan lintasan atau saluran berbagai modul
disebut struktur interkoneksi dimana rancangan struktur interkoneksi sangat
bergantung pada jenis dan karakteristik pertukaran datanya.
1) Saluran
Data
Saluran
data (data bus) adalah lintasan bagi perpindahan data antar modul.
2) Saluran
Alamat
Saluran
alamat (address bus) digunakan untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada
bus data.
3) Saluran
Kontrol
Saluran
kontrol (control bus) digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat dan
seluruh modul yang ada.
Jenis-Jenis Bus
Ø Bus
ISA
Ø Bus
PCI
Ø Bus
USB
Ø Bus
SCSI
Ø Bus
P1394 / Fire Wire
Secara umum klasifikasi transfer data melalui bus dapat
diklasifikasikan menjadi skema
synchronous
dan asynchronous.
Daftar Pustaka
Kemdikbud. (2013). Komputer Terapan. Jakarta:
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Leave a Comment