Operator Aritmatika dan Logika

Bab I. Operator Aritmatika dan Logika
By. Abdul Gopur (01)
SMK Islam 1 BLITAR


KB 1. Operator Aritmatika
Definisi Operator dan Operand 
Operand adalah nilai atau data asal yang digunakan dalam suatu operasi. Operator dapat
didefinisikan sebagai simbol atau instruksi khusus yang digunakan untuk memanipulasi operand (Dhidhi Pambudi & Dwi Maryono, 2014)

Operator Relasional
Operator Relasional adalah operator yang digunakan untuk menentukan relasi atau
hubungan dari dua buah operand (Dhidhi Pambudi & Dwi Maryono, 2014)

Operator Aritmatika
Operator aritmatika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi
perhitungan aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian dll.
Dalam bahasa pemrograman Pascal operator aritmatika dapat dibagi menjadi 2, yaitu : 
 Operator Aritmatika Unair
Operator aritmatika unair adalah operator aritmatika yang hanya melibatkan 1 operand saja. 
 Operator Aritmatika Biner
Operator aritmatika biner adalah operator aritmatika yang melibatkan 2 buah operand (Dhidhi Pambudi & Dwi Maryono, 2014)



KB 2. Pemanfaatan Operator Aritmatika
1. Operator Aritmatika dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang terkait
dengan kehidupan sehari-hari.
2. Urutan langkah dalam membuat program yang digunakan untuk menghitung rata-rata
maupun total laba dari suatu perusahaan antara lain :
a. Menentukan jenis variabel yang digunakan
b. Menentukan input data yang akan diproses
c. Menentukan ekspresi matematika yang dapat dikaitkan dengan masalah yang dihadapi
d. Mengubah ekspresi matematika menjadi code yang dapat dipahami oleh pascal
e. Merangkai semua kode menjadi satu kesatuan program. 
3. Selain untuk menghitung rata-rata dan total laba, Operator aritmatika juga dapat digunakan
untuk menghitung besaran diskon dari suatu barang yang dijual, dll (Dhidhi Pambudi & Dwi Maryono, 2014)
  
KB 3. Fungsi Aritmatika
Kita dapat melakukan berbagai operasi dasar dengan
menggunakan operator aritmatika seperti penjumlahan, penguranga, pembagian dan perkalian.Namun bagaimana jika kita dihadapkan dengan ekspresi matematika di bawah ini?
Sin θ
Cos Î¸
A2 + B2
A=Ï€r2
Kita akan kesulitan mengakomodasi permasalahan di atas dalam FreePascal jika hanya menggunakan operator aritmatika yang telah dipelajari sebelumnya. Maka Freepascal mengakomodasi permasalahan tersebut dengan menyediakan berbagai bentuk fungsi matematika yang lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut contoh- contoh fungsi aritmatika pada freepascal yang sering digunakan :
ABS
ABS merupakan fungsi matematika dalam pascal yang berguna untuk menghasilkan nilai mutlak
dari sebuah bilangan negatif . Sintax : ABS(x)
FRAC
Merupakan fungsi matematika dalam Pascal yang berguna untuk menghasilkan nilai desimal dari
bilangan real. Sintax : FRAC(x)
INT
Berguna untuk membulatkan angka pecahan menjadi sebuah bilangan bulat positif. Sintax :
INT(x).
LN
Berfungsi untuk menghasilkan nilai logaritma dari sebuah bilangan. Sintax : Ln(x) 
SIN
Sintaks sin berfungsi untuk menghitung nilai sinus dari sebuah bilangan yang biasanya digunakan untuk menghitung sudut tertetu dari 0 derajat samapi 360 derajat pada operasi metematika. Sintax : Sin(x).
SQR
Berfungsi untuk melakukan perhitungan kuadrat dari sebuah bilangan. Sintax : SQR(x)

SQRT
Berfungsi untuk melakukan penghitungan akar kuadrat dari sebuah bilangan. Sintax : Sqrt(x)
PRED
Perintah PRED digunakan untuk menghsilkan nilai yang lebih kecil darinya. Perintah PRED hanya dapat digunakan pada tioe data numerik, character dan boolean. Sintax : PRED(x)
SUCC
Perintah SUCC digunakan untuk menghasilkan nilai yang lebih besar darinya. Sama seperti perintah PRED, SUCC hanya dapat digunakan pada tipe data numerik, karakter dan boolean. Sintax : SUCC(x)
ODD
Digunakan untuk menentukan sebuah bilangan apakah termasuk bilangan ganjil atau bukan. Output dari operasi out adalah boolean. Sintax : ODD(x)
INC
Digunakan untuk menambah nilai bilangan numerik sebesar 1. Sintax : INC(x)
DEC
Digunakan untuk mengurangi nilai bilangan numerik sebesar 1. Sintax : DEC(x)  (MOCHFITRI ANDRIONO, 2017)

KB 4. Pemanfaatan Fungsi Aritmatika


1. Pemanfaatan fungsi Aritmatika
Operator Aritmatika dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang terkait
dengan kehidupan sehari-hari dengan memanfaatkan Freepascal. (Maryono, 2013)


2. Operasi Logika
Suatu fungsi logika atau operasi logika yang dimaksud dalam aljabar Boolean adalah suatu kombinasi variable biner seperti misalnya pada masukan dan keluaran dari suatu rangkaian digital yang dapat ditunjukkan bahwa di dalam aljabar Boolean semua hubungan logika antara variable variable biner dapat dijelaskan oleh tiga operasi logika dasar yaitu :


– Operasi NOT (negation)


– Operasi AND (conjuction)


– Operasi OR (disconjuction


Operasi operasi tersebut dijelaskan dalam tiga bentuk yaitu :

1. Tabel fungsi (tablel kebenaran) yang menunjukkan keadaan semua variabel masukan dan keluaran untuk setiap kemungkinan.


2. Simbol rangkaian untuk menjelaskan rangkaian digital.


3. Persamaan fungsi.

Operasi logika NOT

Fungsi NOT adalah membalik sebuah variable biner, misalnya jika masukannya adalah 0 maka keluarannya adalah 1. Gambar berikut memperlihatkan 3 macam bentuk penggambaran fungsi operasi NOT.


Operasi logika AND
Operasi AND menghubungkan paling sedikit dua masukan variable dan dapat lebih variabel masukannnya mulai x0, x1 sampai xn dan satu variabel keluaran y. Variabel keluaran akan berlogika 1 hanya jika semua masukannya x0, x1 sampai xn dalam keadaan 1..


Operasi logika OR
Operasi OR juga menghubungkan paling sedikit dua masukan variable dan dapat lebih variabel masukannnya mulai x0, x1 sampai xn dan satu variabel keluaran y.Variabel keluaran akan berlogika 0 hanya jika semua masukannya x0, x1 sampai xn dalam keadaan 0 (Ferucha Pagliuca, 2017)






KB 5. Operasi Logika


A and B atau A & B, untuk operator AND, jika salah satu kondisi bernilai salah maka akan menghasilkan FALSE, sedangkan jika kedunya benar maka akan bernilai true, agar kondisi bernilai benar maka A dan B harus benar.


A or B atau A || B, untuk operator OR, jika salah satu kondisi bernilai benar baik untuk kondisi A maupun B maka akan menghasilkan TRUE (benar), jika kedua kondisi baik A maupun B bernilai salah maka hasilnya FALSE (salah), untuk menghasilkan kondisi benar maka setidaknya harus ada kondisi yang benar baik itu untuk konsisi A maupun B



Perlu anda ketahuai bahwa setiap instruksi bahasa pemrograman sangat dipengaruhi oleh instuksi standar program yang digunakan walaupun logika cara berfikirnya sama (Rizqia Khoirunisa, 2016)



Daftar Pustaka

Dhidhi Pambudi & Dwi Maryono. (2014). Pemrograman Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Dhidhi Pambudi & Dwi Maryono. (2014). Pemrogrman Dasar . Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ferucha Pagliuca. (2017, Juli 26). Gudang Ilmu. Retrieved Juli 26, 2017, from Pemrograman Dasar: http://siebochah.blogspot.co.id/2017/07/pemrogramandasar-by-feruchapagliuca.html
MOCHFITRI ANDRIONO. (2017, April 07). KOMPUNIME. Retrieved Juli 26, 2017, from Bab 1 OPERASI ARITMATIKA DAN LOGIKA: https://hitshuka.blogspot.co.id/2017/04/bab-1-operasi-aritmatika-dan-logika.html
Rizqia Khoirunisa. (2016, Maret 03). Referensi Siswa. Retrieved Juli 26, 2017, from Operasi Logika: http://referensisiswa.blogspot.co.id/2016/08/operasi-logika-dan-operasi-aritmatika.html


Jika anda berminta file'nya . Unduh disini



Diberdayakan oleh Blogger.